skip to Main Content
Masalah Kesehatan Yang Diakibatkan Kekurangan Zat Besi

Masalah Kesehatan Yang Diakibatkan Kekurangan Zat Besi

Zat Besi memainkan sejumlah peran penting dalam kesehatan tubuh, salah satunya berperan membantu sel darah merah mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi memberikan pengaruh besar pada kesehatan sehingga sebaiknya dihindari.
Zat besi adalah komponen utama hemoglobin, sebuah protein yang ada di dalam sel darah merah. Saat mengalir ke seluruh tubuh melalui urat darah, hemoglobin membawa serta oksigen agar semua sel tubuh sehingga mereka dapat menghasilkan energi untuk mendukung kegiatan manusia. Saat kembali ke jantung, hemoglobin bersama dirinya membawa karbondioksida sisa dari aktifitas sel tubuh. Karbondioksida ini lalu diantarkan ke paru-paru yang lalu memprosesnya untuk keluar dari tubuh bersama hembusan nafas yang keluar dari hidung.
Karena zat besi adalah inti dari hemoglobin maka kekurangan zat besi akan berujung pada turunnya tingkat hemoglobin yang secara umum dikenal sebagai anemia. Anemia adalah bentuk paling ekstrim dari kasus kekurangan zat besi, bentuknya yang paling ringan bisa muncul dalam beberapa tanda yang bisa dijadikan petunjuk bahwa dirimu kekurangan zat besi.
Kesulitan bernafas bisa menjadi petunjuk bahwa tubuh sedang kekurangan zat besi. Rendahnya zat besi membuat turunnya jumlah hemoglobin sehingga jumlah oksigen yang dibawa ke seluruh tubuh pun ikut turun. Akibatnya paru-paru bekerja sangat keras untuk menyediakan oksigen dalam jumlah cukup dan kamu akan merasa terengah-engah.
Saat tubuh kekurangan oksigen, jantung bekerja keras memompa darah ke seluruh. Bila masalah kekurangan zat besi tidak segera diatasi maka jantung bisa mengalami pembesaran dan saluran ventrikel kiri akan rusak. Kerusakan jantung bisa dicegah bila anemia akibat kekurangan zat besi bisa disembuhkan.
Migrain bisa menjadi makin parah bila tubuh kekurangan zat besi. Pada penderita migrain, jumlah hemoglobin dan ferritin yang rendah memicu otak untuk memerintahkan kiriman zat besi yang lebih banyak ke otak, memicu rasa sakit kepala. Penjelasan lain kaitan antara migrain dan kekurangan zat besi adalah bahwa zat besi dibutuhkan untuk membentuk hormon pengantar saraf serotonin, karena migrain memiliki ciri turunnya jumlah serotonin di dalam otak.
Rambut rontok adalah tanda yang umum terjadi pada anemia yang disebabkan oleh kekurangan hemoglobin. Zat besi menurut beberapa penelitian mengendalikan gen tertentu di lubang tumbuh rambut sehingga kekurangan zat besi menyebabkan rambut yang tidak sehat dan mudah rontok.
Pria dewasa dan wanita yang telah menopause membutuhkan 8 miligram zat besi per hari. Sedangkan wanita yang masih aktif menstruasi membutuhkan 18 miligram zat besi per hari. Kebutuhan akan zat besi meningkat pada wanita yang sedang hamil menjadi 27 miligram per hari dan turun menjadi 9 miligram per hari saat mereka menyusui.
Kasus kekurangan zat besi cukup sering terjadi. Menurut laman WebMD 20 persen wanita tidak hamil dan 50 persen wanita hamil mengalami kekurangan zat besi. Sementara pada pria hanya 3 persen saja yang mengalami kekurangan mineral penting itu.
Orang vegan dan vegetarian adalah yang paling rentan mengalami kekurangan zat besi. Itu terjadi karena salah satu sumber utama zat besi adalah daging merah, daging ikan, dan hewan laut lainnya. Sementara kasus lain kekurangan zat besi terjadi karena masalah kegagalan sistem pencernaan untuk menyerap zat besi dari makanan yang dikonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top