skip to Main Content
Apple Membayar 1,2 Miliar Kepada Hacker Kamera IPhone

Apple Membayar 1,2 Miliar Kepada Hacker Kamera iPhone

Apple memberi hadiah Rp 1,2 miliar kepada Hacker yang berhasil menemukan celah pada sistem operasi iOS sehingga bisa mengendalikan kamera iPhone dan Mac. Perusahaan teknologi tinggi memberikan hadiah kepada peretas professional dengan tujuan untuk menyempurnakan keamanan sistem operasi mereka.

Apple yang memproduksi ponsel cerdas iphone dan laptop Mac memberikan hadiah uang itu kepada Ryan Pickren. Mantan Insinyur keamanan layanan jaringan pada perusahaan Amazon itu menemukan sedikitnya tujuh celah keamanan dalam aplikasi peramban Safari dan melaporkannya kepada Apple. Tiga diantaranya dapat dipergunakan oleh Cracker untuk membajak kamera pada gawai iOS dan Mac.

Celah ini memungkinkan Cracker untuk memasang tautan kepada laman yang berbahaya, membuat mereka bisa mengakses kamera pada gawai yang telah memberikan status ‘trusted’ kepada layanan konferensi video seperti Zoom. Ryan Pickren mengabari Apple mengenai celah keamanan ini pada pertengahan Desember 2019. Apple lalu segera memperbaiki semua celah dan menerbitkan pengkinian perangkat lunak beberapa minggu kemudian.

Ilustrasi konferensi video melalui Mac. (apple.com)

Perusahaan teknologi dunia memiliki program pemburu celah keamanan yang ditujukan untuk para Hacker. Hacker yang berhasil menemukan celah keamana lalu akan diberikan hadiah uang. Program ini dibuat dengan tujuan menguji ketangguhan sistem operasi dan menyempurnakan keamanannya. Perusahaan teknologi memilih menggelar program semacam itu untuk mencegah celah keamanan jatuh kepada Cracker.

Hacker dan Cracker mewakili jenis pekerjaan yang sama yakni mereka yang gemar mencari celah keamanan pada berbagai sistem operasi, mulai dari sistem operasi pada berbagai gawai elektronik sampai sistem operasi yang dipergunakan pada berbagai mesin di pabrik. Beda antara Hacker dan Cracker adalah pada tindakan mereka selanjutnya. Hacker yang menemukan celah akan melaporkan temuannya sementara Cracker akan memanfaatkan celah keamanan itu untuk tindakan kejahatan, mulai dari mencuri data pribadi sampai meminta tebusan.

Apple meluncurkan program perburuan celah keamanan mereka pada 2016. Sekarang program itu meliputi celah keamanan bagi sistem operasi iOS dan macOS dengan hadiah sampai mencapai Rp 16,5 miliar. Sedangkan Google tidak kalah baiknya dengan menyediakan hadiah maksimal Rp 24,75 miliar bagi mereka yang dapat menemukan celah keamanan pada gawai Android. Pada tahun 2019 saja Google telah membagikan uang sebesar Rp 107 miliar dan sevara keseluruhan sejak pertama kali diumumkan di 2010, Google telah membagikan uang sebanyak Rp 346 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top