skip to Main Content
Bukan Manusia, Hewan Ini Yang Lebih Dulu Menduduki Bulan

Bukan Manusia, Hewan Ini Yang Lebih Dulu Menduduki Bulan

Cita-cita manusia untuk mendirikan koloni dan menduduki bulan sepertinya akan didahului oleh hewan bernama beruang air. Beruang Air dikenal tahan radiasi dan mampu hidup di lingkungan minim air, persis seperti situasi di permukaan bulan.
Manusia berencana untuk mendirikan koloni di bulan sebagai basis kegiatan penelitian sains dan tempat keberangkatan menuju ke Mars dan planet lain di tata surya. NASA telah membuat rancangan tempat tinggal manusia dan cara bertahan hidup di bulan bagi para ilmuwan dan pekerja ruang angkasa. Jika itu terwujud, maka manusia akan menjadi penghuni bumi yang pertama yang menduduki bulan. Tetapi keinginan manusia untuk menjadi makhluk pertama dari bumi yang menghuni bulan sepertinya telah didahului oleh makhluk lain.
Beruang air adalah hewan mikroskopis, panjang tubuhnya hanya 0,3 sampai 0,5 milimeter. Tetapi jangan meremehkannya, beruang memiliki kemampuan super yang tidak dipunyai manusia. Tardigrade memiliki kemampuan genetik yang membuatnya mampu bertahan melawan radiasi sinar X yang berbahaya bagi tubuh makhluk lain. Tardigrade juga mampu bertahan hidup selama 10 tahun tanpa air dan kembali hidup setelah beku selama 30 tahun.
Kekuatan super lain yang dimilikinya adalah mampu bertahan pada suhu 100 derajat celcius, juga mampu bertahan saat suhu turun ke minus 196 derajat celcius, dan mampu menahan tekanan sampai 6.000 atmosfer. Semua kelebihan itu tidak dimiliki manusia, manusia hanya menang satu hal dari tardigrade, otak dan ambisi.
Sayangnya ambisi itu juga yang membantu tardigrade untuk lebih dulu menduduki bulan. Sekelompok orang yang tergabung dalam organisasi nirlaba The Arch Mission berencana menyimpan jejak kehidupan manusia di tempat di luar bumi. Dalam usahanya itu, mereka mengirimkan sebuah paket ke bulan yang dibawa oleh pesawat luar angkasa Beresheet. Paket itu diantaranya berisi 30 juta halaman berisi informasi mengenai bumi, seluruh isi Wikipedia dalam bahasa Inggris, contoh DNA manusia, dan ribuan tardigrade dalam wadah khusus.
Niat untuk menyimpan pesan dari bumi di bulan ternyata tidak berjalan mulus. Beresheet kehilangan komunikasi dengan pengendalinya di bumi dan mendarat dengan keras di bulan. Kemungkinan semua barang yang dikirim telah rusak dan jika ada yang bisa selamat maka itu adalah hewan super Tardigrade.
Tahun 2007, dua jenis tardigrade yang berada dalam kondisi dehidrasi dikirim ke ruang angkasa agar terpapar radiasi matahari dan ruang hampa dalam misi Foton-M3 milik NASA. Saat kembali ke bumi dan diberi air, keduanya kembali bergerak seperti sedia kala, seolah-olah tidak ada terjadi apapun.
Sejumlah ilmuwan menduga bahwa hal yang sama juga terjadi pada tardigrade yang selamat dari kecelakaan Beresheet di permukaan bulan. Mungkin mereka selamat tetapi akan mengalami kesulitan dalam mencari air dan mengalami dehidrasi. Masalahnya, permukaan bulan sama sekali tidak menyediakan air bagi beruang air untuk kembali normal, sehingga walau pun mereka selamat dari kecelakaan tetapi mereka sepertinya akan terjebak dalam kondisi dehidrasi. Jika terlalu lama dalam kondisi itu maka sepertinya mereka tidak akan bertahan.
Untuk mengamankan posisi sebagai makhluk bumi pertama yang menguasai bulan maka manusia harus berdoa bahwa tidak ada tardigrade yang mampu bertahan dalam kondisi dehidrasi. Jika tidak, ketika manusia hendak mendirikan pemukiman di bulan mereka akan berhadapan dengan tardigrade.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top