skip to Main Content
Hyundai Pamerkan Mobil Terbang Berkapasitas Enam Orang

Hyundai Pamerkan Mobil Terbang Berkapasitas Enam Orang

Pabrik mobil asal Korea Selatan berencana akan segera memproduksi mobil terbang dengan kapasitas lima sampai enam orang sekali terbang. Hyundai yakin di masa datang mobil terbang adalah jalan keluar yang paling nyaman bagi kemacetan di perkotaan.
Kamu mungkin pernah terjebak dalam kemacetan dan berada tepat di belakang sebuah kendaraan angkutan kota yang di kaca belakangnya melekat stiker yang berbunyi “mau cepat? lewat atas!”. Dulu tulisan itu terdengar seperti lelucon yang menjengkelkan tetapi kini tidak lagi, karena dalam waktu dekan, kamu akan benar-benar bisa segera terbang di atas kemacetan. Saat ini sejumlah perusahaan sedang berlomba-lomba mengembangkan mobil terbang,salah satunya adalah Hyundai.
Pada awal 2020 perusahaan asal Korea Selatan itu telah memamerkan mobil terbang mereka di ajang Consumer Electronic Show di Las Vegas. Mereka mengembangkan mobil terbang bekerja sama dengan perusahaan Uber Technologies Inc. Dalam masa pengembangan itu, mobil terbang Hyundai akan dikendalikan oleh para pilot dari Uber sebelum wahana itu menjadi sepenuhnya otomatis, yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2035.
Selain Hyundai, terdapat beberapa perusahaan teknologi tinggi lain yang juga mengembangkan mobil terbang. Perusahaan bentukan Airbus, A3, membangun taksi terbang yang diberi nama Vahana. A3 merancang Vahana agar bisa menerbangkan dirinya sendiri dan telah diuji coba pada 2018 lalu. Mobil terbang Maiden buatan perusahaan pesawat Boeing telah melakukan uji terbang pada Januari 2019 lalu.
Ada pula XPeng Inc. asal RRT yang awal tahun ini telah memamerkan wahana purwarupa mereka yang dapat membawa dua orang melayang sampai ketinggian 25 meter. Dan tentu saja pabrikan mobil ternama asal Jepang Toyota yang juga telah melakukan uji coba mobil terbang mereka beberapa bulan lalu yang dapat melayang empat meter di atas tanah selama beberapa menit.
Untuk memenangkan persaingan dalam pasar mobil terbang, Hyundai memilih untuk tidak terburu-buru. Mereka tidak ingin menjadi mobil terbang pertama yang berhasil masuk ke pasar melainkan bertekad menjadi yang pertama masuk ke pasar dengan produk yang tepat.
Mereka kini mengembangkan mobil terbang berkapasitas lima sampai enam orang sebagai angkutan di dalam kota dan mobil terbang dengan kapasitas yang lebih besar untuk angkutan antar kota. Selain untuk membawa manusia, Hyundai juga mengembangkan tipe mobil terbang yang dipergunakan untuk membawa barang. Agar menarik pelanggan, dalam pengembangan mobil terbangnya, Hyundai fokus pada usaha mengurangi suara berisik, menurunkan biaya produksi, dan terus memperbaiki aspek keamanan saat terbang.
Melihat pesatnya kemajuan teknologi yang ada, ujaran “lewat atas kalau mau cepat!” akan segera terwujud. Dalam waktu dekat kamu sudah akan bisa berteriak kepada angkutan kota “saya lewat atas ya!”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top