skip to Main Content
Inilah Anggrek Paling Jelek Di Dunia

Inilah Anggrek Paling Jelek di Dunia

Anggrek adalah bunga yang diidentikkan dengan keindahan dan keanggunan sehingga berharga mahal. Namun temuan terbaru menunjukkan bahwa tidak semua anggrek memiliki tampilan seindah dan seanggun itu.
Anggrek ini bernama latin Gastrodia agnicellus dan baru saja ditemukan di Madagaskar. Bentuknya sungguh berbeda dari kebanyakan anggrek yang dikenal. Gastrodia agnicellus memiliki bunga berbentuk seperti gulungan kertas lembek dengan warna cokelat tanah atau cokelat daun busuk. Bahkan jika dilihat sepintas, anggrek Madagaskar ini terlihat seperti kepala cacing yang keluar dari tanah dengan mulut terbuka lebar dan hendak menghisap darah mangsanya. Apapun imajinasi orang yang melihatnya, yang sudah jelas adalah bahwa anggrek ini tidak akan memenangkan kontes bunga dimana pun.

(newscientist)

Dengan penampilan seperti itu maka anggrek dari madagaskar ini dinobatkan sebagai anggrek paling jelek sedunia. Bentuk dan warnanya jauh berbeda dari umumnya penampilan anggrek yang populer di masyarakat. Tetapi, apakah Gastrodia agnicellus ini?
Gastrodia agnicellus adalah anggrek tanpa daun yang tumbuh di bawah permukaan tanah, pada tumpukan daun-daun yang membusuk. Disanalah anggrek buruk rupa ini menghabiskan seluruh hidup mereka. Bunganya mekar dengan lebar hanya sekitar 1,1 sentimeter tetapi mengeluarkan aroma yang serupa aroma mawar. Aroma itu akan semakin kuat saat suhu udara di sekitarnya lebih hangat. Bentuknya yang seperti bongkahan dengan bagian tengah yang kosong itu memberi petunjuk bahwa Gastrodia agnicellus termasuk dalam kelompok anggrek kentang.
Anggrek Gastrodia agnicellus ini menjadi salah satu dari 150 lebih jenis tumbuhan dan jamur yang baru diidentifikasikan keberadaannya pada tahun 2020 ini oleh Royal Botanical Garden Kew di United Kingdom. Menilik penampilannya, sepertinya anggrek satu ini tidak akan menjadi buruan para ibu-ibu penggemar bunga ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top