skip to Main Content
Inilah Batas Masa Hidup Virus Corona Novel Di Luar Tubuh Manusia

Inilah Batas Masa Hidup Virus Corona Novel di Luar Tubuh Manusia

Virus corona novel memiliki masa hidup yang terbatas bila berada di luar tubuh manusia. Pengetahuan atas batas masa hidup itu bisa berguna bagi usaha untuk mengurangi penyebaran virus yang telah merenggut 21.295 nyawa manusia per 26 Maret 2020.

Virus corona novel telah dinyatakan sebagai penyebab pandemic Covid-19, sebuah status yang berarti wabah ini buka hanya berada di satu negara atau wiayah saja tetapi telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. salah satu yang menyebabkan penyebarannya adalah kemampuan virus SARS-CoV-2 untuk bertahan hidup di luar tubuh manusia.

Virus SARS-CoV-2 penyebab wabah Covid-19 hanya mampu hidup di dalam cairan, baik itu lendir di dalam tubuh maupun tetesan air. Virus iniĀ  tidak mampu bertahan tanpa air, sebuah kekurangan yang sekaligus menjadi kelebihannya.

Tidak bisa hidup tanpa air membuat virus corona novel tidak mampu menyebar begitu saja di udara. Virus ini hanya bisa menyebar keluar dari tubuh dengan menumpang dalam sebuah tetes air, sebuah tetes yang sangat kecil. Virus SARS-CoV-2 dapat hidup dalam sebuah tetes air seukuran 5 mikron atau lebih kecil, sebuah ukuran yang lebih kecil daripada sehelai rambut. Sehelai rambut memiliki diameter antara 60 sampai 120 mikron.

Tetes air sekecil ini tercipta saat seseorang batuk atau bersin. Menurut berbagai laporan yang dikutip oleh WHO, seseorang yang batuk akan menyemburkan sekitar 3.000 tetes air mini ini, sedangkan mereka yang bersin akan menyemburkan tetes air mini sampai 40.000 butir. Ukuran tetes air mini ini akan menentukan sebarapa lama virus corona novel yang menumpang akan bertahan di alam terbuka.

Tetes yang besar akan dibawa jatuh oleh gravitasi, menempel ke berbagai benda yang bisa dipegang oleh banyak orang sepanjang masa hidup virus berlangsung. Sedangkan tetes air yang lebih kecil akan melayang-layang di udara selama beberapa waktu, seperti bulu yang ditiup oleh angin. Hembusan udara akan membuat mereka melayang-layang di udara ke berbagai tempat sampai beberapa jam dan memungkinkan untuk dihirup oleh orang-orang yang berjalan melaluinya.

Bentuk virus Virus corona novel di bawah mikroskop elektron. (the-scientist.com)

Lalu, seberapa lama virus SARS-CoV-2 di dalam tetesan air mini ini mampu bertahan di luar tubuh manusia sampai dia mati?

Udara. Virus SARS-CoV-2 mampu hidup dalam tetesan air yang melayang-layang di udara selama empat jam. Sehingga bila seseorang dengan virus itu batuk atau bersin di dalam angkutan umum maka terdapat peluang bahwa virus corona novel melayang-layang di dalam tempat itu selama empat jam setelahnya, membahayakan seluruh penumpang yang naik dan turun dari angkutan umum itu sampai empat jam setelah si penderita batuk.

Besi. Virus corona novel akan bertahan hidup selama 72 jam bila tetes air tempat dia hidup menempel pada benda yang terbuat dari besi. Bila penderita Covid-19 bersin di dalam angkutan umum seperti bis dan LRT/MRT, maka tiang dan pegangan bis dapat menjadi tenpat hidup virus SARS-CoV-2 sampai 3 hari kemudian. Membahayakan semua orang yang memegang besi itu selama 3 hari setelahnya. Karena itu angkutan umum perlu dibersihkan dengan memakai disinfektan setiap hari.

Baca juga:

Ini arti social distancing dan self quarantine dalam menghadapi Covid-19.

Inilah beda Covid-19 dan SARS-CoV-2.

Plastik. Tetes air yang mengandung virus SARS-CoV-2 yang menempel di permukaan benda yang terbuat dari plastik dapat dihuni oleh virus itu sampai 72 jam kemudian, atau selama tiga hari penuh. Plastik gagang pegangan tangan di angkutan umum dan gagang troli belanja di supermarket adalah benda yang diserang disentuh oleh banyak orang sehingga berpotensi dihinggapi dan menularkan virus corona novel.

Kardus. Kamu yang gemar belanja online dan mendapatkan kiriman yang dikemas dalam kardus wajib untuk berhati-hati. Virus SARS-CoV-2 dapat hidup menempel pada kardus selama 24 jam. Pesanan makanan yang dibungkus dalam kemasan kardus atau kertas juga memiliki resiko yang sama.

Kaca. Pada kaca virus SARS-CoV-2 sanggup bertahan selama 72 jam. Kaca kendaraan angkutan umum dan kaca pada lemari pajang produk makanan dan minuman dingin di supermarket bila terkena tetes air yang mengandung virus corona novel maka akan menjadi tempat hidup si virus selama tiga hari kemudian.

Dengan mengetahui masa hidup virus SARS-CoV-2 kamu bisa berhati-hati dan mengurangi sebanyak mungkin bersentuhan dengan benda-benda di tempat umum. Jangan lupa memakai pelindung muka dan tangan bila bepergian serta sebotol disinfektan untuk berjaga-jaga.

This Post Has One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top