skip to Main Content
Inilah Lima Manfaat Penting Sarapan Bagi Kesehatan Dan Pekerjaan.

Inilah Lima Manfaat Penting Sarapan Bagi Kesehatan dan Pekerjaan.

Sarapan memiliki manfaat penting bagi kesehatan tubuh dan memberi pengaruh besar bagi kesuksesan belajar dan karir. Sayangnya, kehidupan modern dipenuhi dengan berbagai hal yang kerap kali membuat orang melewatkan makan pagi mereka.

Sarapan menjadi penting karena dia menyediakan bekal bagi tubuh untuk berkegiatan sepanjang hari. Kurangnya energi untuk memulai kegiatan akan memberi dampak negative bagi perasaan dan metabolism tubuh. Berikut ini lima alasan yang harus kamu ketahui mengenai pentingnya makan pagi sebelum pergi ke sekolah atau ke kantor.

Bahan Bakar

Sarapan menyediakan bahan bakar untuk tubuh memulai kegiatan seharian. Konsumsi Sarapan sebaiknya terdiri dari karbohidrat dan protein, karena kombinasi keduanya menyediakan tenaga yang penting bagi tubuh untuk bertahan sampai waktu makan berikutnya.

Kombinasi menu sarapan dapat berupa roti dengan sereal gandum utuh, susu rendah lemak atau yogurt dengan keju, dan buah atau sayur segar.

Berat Badan Sehat

Melewatkan sarapan akan menimbulkan rasa ingin membalas ketertinggalan itu dengan memakan lebih banyak pada sisa hari. Situasi ini disebut ‘hangry’ dan menyebabkan seseorang untuk makan lebih banyak di sepanjang sisa hari, termasuk memakan makanan tidak sehat, seperti donat dan gorengan. Menurut laman webmd, terdapat banyak hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan antara melewatkan sarapan dengan bertambahnya berat badan.

Nasi kuning dan nasi uduk bisa dijadikan sarapan yang sehat asalak disertai dengan sayuran urap, bukan sayur bersantan. Kalau bisa hindari atau kurangi lauk gorengan dan sambal. (Flickr.com/Edsel Little)

Mengendalikan Gula Darah

Orang yang mengidap diabetes tidak boleh melewatkan sarapan. Penderita diabetes yang tidak sarapan akan segera diserang oleh hipoglisemia atau rendahnya gula darah. Hipoglisemia akan menyebabkan rasa lelah, canggung, mudah tersinggung, dan tubuh gemetar. Bila dibiarkan berulang maka akan menyebabkan gejala yang lebih serius, seperti detak jantung yang tidak normal dan kejang-kejang.

Bagi orang yang tidak mengidap diabetes, makan pagi akan membuat gula darah dalam keadaan cukup sepanjang hari dan akan membantu tubuh agar tidak menjadi resisten kepada insulin, suatu kondisi yang akan berujung kepada diabetes.

Baik Bagi Jantung 

Pada 2017 Jurnal American College of Cardiology melaporkan bahwa orang-orang yang melewatkan makan pagi lebih rentan menderita atherosclerosis. Atherosclerosis adalah kondisi dimana urat darah menjadi sempit dan keras yanh disebabkan oleh penumpukan plak. Jika dibiarkan, atherosclerosis akan memicu munculnya stroke dan serangan jantung.

Penelitian lain menunjukan bahwa orang yang gemar melewatkan sarapan selain beresiko terkena penyakit jantung juga cenderung memiliki kebiasaan buruk, seperti merokok, meminum lebih banyak alkohol, dan malas berolahraga, yang berujung kepada munculnya penyakit jantung.

Kinerja di Sekolah dan Kantor 

Makan pagi menyediakan bahan yang diperlukan untuk memulai metabolisme di dalam tubuh. Ketika metabolisme bekerja dengan baik, maka bagian tubuh bisa melakukan tugasnya dengan baik, membuat kita lebih mampu untuk memerhatikan tugas, mengingat dengan baik, dan mengerjakan sesuatu dengan benar. Hal itu akan membuat Siswa akan belajar lebih baik di sekolah dan Pegawai akan memiliki kinerja yang lebih tinggi di kantor.

Tanpa sarapan, asupan nutrisi dan mineral tidak mencukupi sehingga memaksa tubuh untuk memasuki mode penghematan energy. Dalam mode itu otak memberi perintah kepada seluruh tubuh untuk bekerja secukupnya saja karena tubuh sedang kekurangan bahan bakar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top