skip to Main Content
Inilah Tiga Tips Tidur Sehat Dan Nyenyak

Inilah Tiga Tips Tidur Sehat dan Nyenyak

Jangan pernah sepelekan tidur nyenyak karena tidur yang nyenyak akan memberi dampak positif kepada kesehatan. Manusia menghabiskan sepertiga dari masa hidupnya dengan melakukan kegiatan ini, tidur. Meski terlihat seperti tidak melakukan apa-apa, tidur ternyata memiliki banyak manfaat dan berpengaruh kepada kesehatan manusia.

Beberapa manfaat tidur adalah mampu mengurangi stres dan rasa canggung, meningkatkan perasaan baik, membantu meningkatkan konsentrasi dalam bekerja dan belajar, membantu kinerja kerja dan belajar menjadi lebih baik, dan membantu memberi waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat dan memperbaiki diri dengan lebih baik.

Tidur juga adalah kegiatan sederhana yang mampu membantu menyeimbangkan hormone di dalam tubuh, memperbaiki sistem kekebalan tubuh, dan membantu mencegah terjadinya berat badan yang berlebihan, penyakit jantung, dan depresi.

Manfaat tidur untuk memperbaiki kekebalan tubuh terutama sangat dibutuhkan saat ini ketika vaksin dan obat untuk covid-19 belum lagi ditemukan. Lalu, bagaimana agar kamu bisa tidur lebih baik?, inilah tiga kiat sederhananya.

Jaga Kebersihan

Allergy UK Foundation mencatat bahwa tempat tidur, seprai, dan bantal yang tidak bersih akan menjadi tempat hidup berbagai kutu dan bakteri. Kutu dan bakteri ini akan memicu atau malah memperburuk masalah kesehatan seperti asma, eksema, dan dermatitis. Karena itu, menjaga kebersihan tenpat tidur sangatlah penting.

Mereka merekomendasikan agar kamu secara rutin membersihkan tempat tidur. Seprai dicuci setiap minggu mempergunakan air dengan suhu 60 derajat celcius atau lebih tinggi. Bantal dan guling harus dicuci setiap tiga atau enam bulan. Bantal juga mesti diganti setiap dua tahun atau pada saat bantal bisa ditekuk tanpa kembali ke bentuk semula.

Baca juga: Lima cara alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Tirai tertutup rapat

Sebelum tidur sebaiknya memadamkan lampu, atau tidur dengan cahaya minimal. Penelitian berjudul ‘Bedroom light exposure at nigth and the incidence of depressive symptoms: a longitudinal studi of the Heijo-Kyo Cohort’ yang terbit tahun 2018 menyebutkan bahwa cahaya di kamar tidur dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, mulai dari peningkatan kesempatan terkena depresi sampai obesitas.

Tutuplah tirai jendela kamar dengan rapat agar cahaya dari luar tidak masuk, serta gunakan lampu tidur yang temaram, atau bahkan tanpa lampu sama sekali.

Hindari Gawai

Kebiasaan memainkan henpon atau laptop menjelang tidur ternyata tidak baik bagi kesehatan. Cahaya biru yang dipancarkan oleh alat-alat elektronik telah terbukti mengganggu metabolisme tubuh. Tubuh memiliki jam biologisnya sendiri dan di malam hari adalah waktu bagi tubuh untuk memproduksi hormon melatonin yang akan memicu rasa kantuk. Cahaya biru mencegah pelepasan itu terjadi, membuat kamu menjadi lebih sulit tidur dan mengganggu kesehatan tubuh.

Untuk mendapatkan tidur yang bermanfaat, para ahli memberi saran agar kamu tidak mempergunakan alat elektronik apa pun satu jam sebelum tidur, kamu juga sebaiknya mempergunakan alarm pada jam analog bukan jam pada ponsel, dan melakukan pengisian daya ponsel di luar ruang tidur.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top