skip to Main Content
Mengenal Signal, Piihan Utama Pengganti Whatsapp

Mengenal Signal, Piihan Utama Pengganti Whatsapp

Signal adalah aplikasi percakapan yang naik daun sejak Whatsapp mengharuskan penggunanya untuk berbagi data dengan Facebook. WhatsApp melakukan itu karena Facebook adalah perusahaan induk yang memiliki aplikasi percakapan WhatsApp.

Sejak WhatsApp memberi ultimatum kepada penggunanya untuk mengizinkan pembagian data pribadi mereka kepada perusahaan induk WhatsApp, yakni Facebook maka para penggunanya WhatsApp berbondong-bondong mencari aplikasi percakapan yang lebih aman melindungi informasi pribadi mereka. Salah satu aplikasi percakapan yang menjadi pilihan utama mereka untuk hijrah adalah Signal.
Kepopuleran Signal didukung oleh cuitan dari seorang tokoh utama dunia teknologi, Elon Musk. Elon Musk yang mendirikan perusahaan mobil listrik Tesla dan perusahaan penerbangan antariksa SpaceX mencuitkan “gunakan Signal” pada 7 Januari 2021 lalu melalui akun Twitter pribadinya. Cuitan itu lalu dicuitkan ulang oleh pemilik Twitter, Jack Dorsey. Elon Musk dikenal keras dalam hal kerahasiaan data pribadi di era internet. Dukungan atas Signal pun diberikan oleh Edward Snowden jauh pada 2015 lalu. Edward Snowden yang diburu Amerika Serikat karena membocorkan rahasia negara mengaku menggunakan Signal setiap hari. Pengakuan itu diberikannya melalui akun Twitter pribadinya.
Signal adalah aplikasi yang menyediakan jasa pengiriman pesan dengan aman antar sistem operasi. Pada aplikasi Signal, pesan yang dikirim akan diacak terlebih dahulu di henpon pengirim sebelum berangkat melintasi Internet. Ketika telah sampai di henpon penerima, pesan itu disusun ulang sehingga bisa dibaca oleh si penerima. Sebenarnya teknologi yang sama dipergunakan oleh WhatsApp tetapi kini WhatsApp akan membagikan data itu kepada Facebook dan pihak keamanan jika diminta.
Signal menawarkan percakapan pribadi dan grup. Mereka juga menawarkan panggilan video pribadi atau grup. Panggilan video grup maksimal terdiri sampai 5 orang peserta dengan kemungkinan jumlah yang lebih banyak pada pengembangan Signal berikutnya. Signal dikembangkan oleh lembaga nirlaba Signal Foundation bersama Signal Messenger dan para kontributor umum dan dirilis pertama kali pada 29 Juli 2014.
Keunggulan lain Signal dari segi keamanan adalah bahwa Signal tidak menyimpan data pengguna di server mereka.
Selain mengacak pesan dan tidak menyimpan data pengguna, keunggulan keamanan lain pada Signal adalah berupa pesan yang bisa terhapus sendiri. Pengguna Signal bisa mengirim pesan yang bila telah dibaca oleh si penerima maka pesan itu akan terhapus sendiri. Pengirim pesan bisa mengatur berapa lama pesan itu akan bertahan setelah dibaca. Hitung mundur penghapusan akan dimulai setelah pesan dibaca oleh penerima. Signal telah lama sekali menyediakan fitur ini, jauh sebelum WhatsApp pernah mencobanya dan sekarang fitur ini menjadi daya jual yang menarik bagi Signal dibandingkan dengan WhatsApp.
Untuk mengirimkan pesan yang terhapus sendiri, pengguna Signal cukup memilih rekan bicara, lalu menekan aikon tiga titik pada kanan atas ruang bicara dan memilih ‘disappering message’.
Selain pesan yang bisa menghilang, Signal juga menawarkan fitur dokumen lampiran yang bisa terhapus sendiri ketika telah dibaca. Dengan fitur ini, pesan akan tetap berada dalam percakapan selama belum dibaca oleh penerima dan itu bisa berarti satu hari atau satu bulan, tergantung kapan dokumen lampiran itu akan dibaca. Ketika telah dibaca, maka dokumen lampiran itu akan segera hilang dengan sendirinya dan tidak bisa dibaca kembali. Dokumen lampiran yang bisa menghilang itu bisa berupa foto, video, maupun pdf.
Keunggulan yang ditawarkan Signal ini cukup untuk menjanjikan privasi yang lebih baik bagi mereka yang tidak ingin percakapan mereka bocor kemana-mana. Berguna juga bagi mereka yang tidak ingin henponnya penuh terisi oleh foto dan video dari grup percakapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top