skip to Main Content
Mike Tyson Mengaku Tak Akan Menang Melawan Muhammad Ali

Mike Tyson Mengaku Tak Akan Menang Melawan Muhammad Ali

Mike Tyson mengaku bahwa dirinya tak akan menang bila bertarung melawan Muhammad Ali. Mike Tyson mengatakan itu setelah sebuah simulasi pertarungan antara dirinya dan Muhammad Ali muncul dengan hasil dirinya sebagai jawara.

Pertarungan antara Mike Tyson dan Muhammad Ali, jika terjadi, akan menjadi sebuah laga impian semua orang. Sayangnya dua petinju hebat itu hidup di dua masa yang berbeda sehingga tidak akan mungkin bertemu di atas ring tinju. Orang-orang lalu membayangkan pertarungan fantasi yang mempertemukan keduanya. Pertandingan itu berlangsung selama 12 ronde dengan Mike Tyson berhasil menang dengan keunggulan angka. Tetapi si leher beton memberikan pandangan berbeda.

Mike Tyson mengaku bahwa dia tidak akan bisa mengalahkan Muhammad Ali. “Aku tahu itu hanya pertarungan fantasi, kemungkinan besar aku akan memenangkan pertarungan fantasi itu,” ujar Mike Tyson kepada yahoo Sport Kamis lalu. “Tetapi aku tidak akan memenangkan pertarungan sungguhan. (Muhammad) Ali adalah petinju terhebat yang pernah ada,” tegasnya.

Dalam wawancara lain mengenai Muhammad Ali bersama GQ Magazine di 2016, Mike Tyson menyebut Muhammad Ali sebagai petinju yang pantang menyerah. “Dia akan bertinju sampai akhir, dia adalah pertarungan yang sesungguhnya, seperti anjing pitbull atau ayam jago,” bebernya. “Dia akan bertarung sampai mati. Dia memiliki harga diri yang begitu tinggi, (sehingga) dia menolak untuk kalah.”

(craziestsportsfights.com)

Mike Tyson adalah juara dunia tinju kelas berat termuda dunia sepanjang masa. Dia berhasil menjadi jawara kelas berat dunia di usia 20 tahun dan mendapatkan julukan ‘si leher besi’. Mike Tyson dikenal sebagai pengagum Muhammad Ali dan selalu menunjukkan rasa hormatnya kepada salah satu sosok petinju terhebat dalam sejarah itu.

Apa yang disampaikan ‘The iron Neck’ mungkin terkait dengan rasa kagum dirinya kepada Muhammad Ali karena pendapat berbeda disampaikan oleh petinju kelas berat lain, Anthony Joshua. Anthony Joshua adalah petinju aktif yang pernah dua kali menyatukan gelar tinju kelas berat dunia setelah dalam waktu yang sama memegang gelar WBA, IBF, WBO, dan IBO.

Menurut Anthony Joshua kepada laman JD Sports, Muhammad Ali tidak akan sanggup melawan Mike Tyson. Anthony Joshua yakin bahwa petinju jaman dahulu seperti Muhammad Ali tidak akan bisa dengan mudah menghadapi petinju modern. “Anggap saja Muhammad Ali beratnya sesuai dan lalu berikan ukuran badan dan kekuatan kepadanya, aku sangat yakin Mike Tyson akan menang,” tegasnya.

Petinju kelas berat asal Inggris itu mengatakan bahwa gaya bertinju si Leher Besi serupa dengan gaya bertinju Joe Frazier. Joe Frazier adalah petinju musuh bebuyutan dan selalu berhasil menyulitkan Muhammad Ali. dalam tiga kali pertemuan, Muhammad Ali kalah pada pertemuan pertama, berhasil menang angka pada pertemuan kedua, dan menang TKO pada pertemuan ketiga setelah melalui 14 ronde yang nyaris mencabut nyawa mereka berdua.

“Tyson telah mempelajari Joe Frazier, gerakannya, pukulan kaitnya, dia akan bisa mengalahkan Ali,” ujar Anthony Joshua sembari menambahkan bahwa Mike Tyson dididik lebih baik dan akan menyusahkan Muhammad Ali. “waktu telah berubah, Mike Tyson lebih berkembang, lebih banyak mempergunakan sains, lebih banyak memiliki informasi,” tegas Anthony Joashua lagi.

Menurut kamu sendiri bagaimana? Setuju dengan Anthony Joshua atau dengan Mike Tyson? Sampaikan pendapat kamu di kolom komentar!

This Post Has One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top