skip to Main Content
Sriwijaya Lantern Festival Resmi Dibuka, 10.000 Lentera Terangi Palembang

Sriwijaya Lantern Festival Resmi Dibuka, 10.000 Lentera Terangi Palembang

Sriwijaya Lantern Festival yang menyajikan 10.000 buah lampion resmi dibuka di Palembang pada Kamis 9 Januari 2020. Festival ini diadakan dalam rangka merayakan tahun baru China dan akan menghadirkan berbagai penampilan seni budaya Indonesia selama satu bulan penuh.
Palembang terus menggeliat dalam usaha mereka untuk memperbanyak kunjungan wisatawan. Beraneka ragam festival diselenggarakan untuk menarik perhatian para turis, salah satunya adalah Sriwijaya Lantern Festival (selanjutnya disebut SLF).

Acara ini akan berlangsung sebulan penuh mulai dari 9 Januari sampai 9 Februari 2020.
Ini adalah pertama kalinya acara yang bernama lengkap ‘Sriwijaya Imlek & Capgomeh Lantern festival’ digelar. SLF menawarkan keindahan pemandangan 10.000 buah lentera China atau lampion yang digantung membentuk pola yang indah. Lampion aneka warna ini menutupi hampir seluruh lokasi acara, termasuk pada tempat dimana acara pembukaan berlangsung.
Puluhan meja dan kursi untuk acara pembukaan SLF disusun rapi di bawah naungan tenda kerucut yang terbuat dari ratusan buah lampion. Pada bagian tengahnya terdapat sebuah tiang dimana seekor naga besar bewarna kuning berkilau melontarkan bola api dari mulutnya. Dari tepi tenda utama ini, ribuan lampion aneka warna menjalar jauh keluar sampai ke setiap tenda pedagang yang mengelilingi tenda utama. Ribuan lentera khas China ini menaungi setiap pengunjung yang datang. Puluhan tenda ini menawarkan berbagai cinderamata dan makanan vegetarian.


SLF berlangsung selama sebulan penuh dan dibagi ke dalam dua periode. Periode pertama dari 9 sampai 22 Januari dimana turis hanya dapat berkunjung pada hari kerja (Senin sampai Kamis) mulai pukul 16:00 sampai 21:30 WIB. Periode kedua berlangsung dari 1 sampai 9 Februari dan hanya bisa didatangi pada akhir pekan (Jumat sampai Minggu) dari 16:00 sampai 22:30 WIB. Pengunjung akan dikenai tarif Rp 10.000,- per orang agar dapat masuk ke venue SLF.
Selama penyelenggaraan, SLF akan menghadirkan beragam hiburan, diantaranya adalah seni beladiri Wing Chun, suling Bali oleh Gus Teja, peragaan busana berbahan songket, kaligrafi khas China, tarian daerah, barongsai, dan wayang china. Kamu yang tertarik bisa datang langsung ke Palembang dan mencari penginapan di sekitar jalan Residen Abdul Rozak, dekat lokasi SLF berada.

Tunggu apa lagi, mari main ke Palembang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top