skip to Main Content
Sumur Kuno Ini Adalah Bangunan Kayu Tertua Di Dunia

Sumur Kuno Ini Adalah Bangunan Kayu Tertua di Dunia

Sebuah sumur di Negara Ceko dinyatakan sebagai bangunan kayu tertua di dunia. Sumur ini dibuat oleh kelompok petani kuno yang hidup di Eropa timur sekitar 7.000 tahun yang lalu.

Tidak banyak benda yang terbuat dari kayu yang mampu bertahan lama, pelapukan dan proses lain akan membuat benda-benda kayu hilang ditelan zaman, kecuali benda yang satu ini, Sumur kuno yang umurnya jauh lebih tua daripada Candi Borobudur.

Sekelompok pekerja bangunan menemukan susuna kayu kuno di Kota Ostrov pada tahun 2018. Kota itu terletak di Negara Ceko, antara daerah bohemia dan Moravia. Arkeolog yang meneleiti temuan itu lalu mengamati cincin tumbuh pada kayu dan menghasilkan temuan bahwa kayu yang dipergunakan untuk membangun sumur itu ditebang sekitar tahun 5.255 sebelum masehi, atau 7.275 tahun yang lalu. Dengan begitu, usia sumur itu 5 kali lebih tua dari usia Candi Borobudur.

Struktur dari masa neolitik itu dibangun di atas sebuah sumur yang diduga dipergunakan oleh para petani kuno untuk mengairi ladang mereka. Kayu-kayu itu memiliki lekukan dan tonjolan yang bisa disusun menjadi satu dengan rapat, layaknya menyusun perabot IKEA modern. Ini adalah teknik yang belum pernah ditemukan dari masa yang sama di seluruh Eropa, memberi petunjuk atas keahlian pertukangan yang dimiliki oleh si pembuat sumur.

Menurut para ahli dari Universitas Pardubice, sumur kayu itu bisa bertahan sedemikian lama karena berabad-abad terendam di dalam air. Usaha pelestariannya pun melibatkan perendaman sumur ini di dalam air yang mengandung pengawet. Hal yang mirip terjadi di Indonesia meski tidak setua sumur di Ceko.

Dua batang kayu yang ditemukan di pesisir timur Sumatra Selatan berusia lebih dari 2.300 tahun. Kayu yang ditemukan di situs permukiman kuno Karang Agung Tengah diduga berasal dari tahun 329 sebelum masehi, berdasarkan hail uji karbon yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Palembang. Sama seperti di Ceko, batang kayu sisa tiang rumah kuno ini berhasil bertahan karena terendam di dalam tanah rawa selama berabad-abad.

Sumur tua di Ceko berbentuk persegi empat dengan masing-masing sisi memiliki panjang 80 sentimeter dan tinggi 140 sentimeter dari permukaan tanah. Universitas Pardubice akan menjadi pihak yang mempelajari dan mengawetkan temuan beharga itu di masa depan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top