skip to Main Content
Tiga Lukisan Antik Yang Menggambarkan Adanya Ponsel Pintar Ratusan Tahun Yang Lalu

Tiga Lukisan Antik Yang Menggambarkan Adanya Ponsel Pintar Ratusan Tahun Yang Lalu

Tiga buah lukisan dari abad yang lalu membuat heboh karena dianggap menggambarkan keberadaan ponsel pintar jauh sebelum benda itu seharusnya ada. Ketiga lukisan dianggap menjadi bukti adanya penjelajah antar waktu yang datang dari masa sekarang ke masa dimana lukisan itu dibuat.
Settling, 1937
Sebuah lukisan yang dibuat pada tahun 1937 menggambarkan seorang pria asli Amerika Utara sedang menatap ke benda serupa ponsel. Penggambaran itu terjadi sekitar 60 tahun sebelum ponsel pintar pertama diproduksi.
Pada lukisan yang berjudul Mr. Pynchon and the settling of Springfield, tampak seorang penduduk asli Amerika berkulit merah sedang duduk dengan mata menatap ke arah sebuah benda serupa ponsel. Di sekitarnya berdiri orang kulit putih Eropa dan orang asli Amerika lainnya.
Satu hal yang yang membuat lukisan karya Umberto Romano ini makin mengejutkan adalah, lukisan itu dibuat untuk menggambarkan kejadian pendirian Kota Springfield pada tahun 1640, 350 tahun sebelum iPhone pertama diproduksi.
Menurut ahli sejarah, benda yang dipegang oleh orang asli Amerika itu adalah sebuah cermin dan mungkin dia terkejut melihat bayangannya sendiri, karena itu dia digambarkan dengan mata terbelalak.
Rumah Belanda, 1670
Lukisan yang dibuat pada tahun 1670 ini menunjukkan seorang pria berjalan masuk ke dalam rumah sembari menatap ke arah benda serupa ponsel yang ada di tangan kirinya.
Lukisan seniman Belanda bernama Pieter de Hooch ini menggambarkan suasana kehidupan di dalam rumah di negeri Belanda. Berbagai kegiatan sehari-hari penduduk Belanda dia tuangkan ke dalam lukisan. Dalam salah satu lukisannya itu muncuklah sebuah benda serupa ponsel pintar. Dugaan itu semakin kuat karena bahasa tubuh pria dalam lukisan itu sangat menyerupai gaya seorang dari masa modern yang sedang berjalan sambil memainkan ponsel.
Gadis Pilihan, 1860
Sebuah lukisan dari tahun 1860 memperlihatkan seorang pria yang sedang menunggu seorang wanita di ujung sebuah jalan setapak. Wanita yang dia tunggu sedang berjalan mendekat dengan kepala tertunduk melihat kepada sebuah benda yang digenggam oleh kedua belah tangannya.
Lukisan ini juga menimbulkan dugaan penjelajah waktu karena wanita yang ditunggu itu tampak seperti sedang berjalan sembari membaca sesuatu di ponsel yang dia pegang. Lukisan ini merupakan karya Seniman Ferdinand Georg Waldmuller yang berasal dari Austria dan berjudul ‘The Expected One’.
Gerald Weinpolter adalah seorang CEO dari agensi seni Austrian Painting mengatakan bahwa benda yang dipegang oleh gadis muda dalam lukisan Waldmuller bukanlah ponsel. “(gadis itu) sedang berjalan pergi menuju gereja sembari memegang buku doa ukuran kecil di tangannya,” jelasnya.
Dugaan bahwa ketiga lukisan di atas menggambarkan orang-orang yang membawa ponsel pintar dapat dimaklumi karena bahasa tubuh mereka. Semua karakter dalam ketiga lukisan itu tampak sedang menatap suatu benda yang mereka pegang di tangan, dengan dua posisi diantaranya dengan kepala menunduk. Posisi badan seperti itu amat akrab di mata orang moderen yang sering melihatnya di sekitar mereka dan dilakukan oleh orang-orang yang sedang mempergunakan ponsel. Akibatnya, orang moderen selalu mengartikan posisi itu sebagai posisi bermain ponsel dan apapun yang mereka lihat dengan posisi serupa seperti itu maka mereka artikan sebagai orang yang sedang bersama ponsel, termasuk ketika mereka melihat karakter-karakter dalam lukisan lama dan klasik.
Kini sudah terang bahwa karakter dalam lukisan di atas bukanlah penjelajah waktu yang datang dari masa depan ke masa lalu dengan membawa ponsel pintar. Mereka hanyalah manusia di masa lalu yang memegang benda-benda yang lazim di masa itu tetapi terlihat seperti ponsel oleh mata orang di masa kini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top