skip to Main Content
Tips Membuat Teh, Panaskan Air Di Ceret, Bukan Di Microwave

Tips Membuat Teh, Panaskan Air di Ceret, Bukan di Microwave

Penelitian terbaru menyatakan bahwa cara terbaik untuk memanaskan air untuk membuat teh adalah dengan memakai cerek. Penelitian ini dilakukan untuk menyelesaikan pertikaian antara antara dua kelompok pendukung dua metode berbeda dalam penyajian teh.

Teh adalah salah satu minuman alami yang paling populer di dunia. Budaya minum teh dimulai di Asia lalu menyebar ke seluruh dunia. Pada masa kini, dua negara dikenal memiliki tradisi yang kuat dalam meminum teh yakni Jepang dan Inggris. Kini salah satu dari dua negara itu sedang berseteru dengan negara lain yang tidak memiliki budaya minum teh mengenai bagaimana cara yang benar untuk menyajikan minuman teh.
Sebuah unggahan TikTok tentang cara membuat teh hangat yang diunggah oleh seorang warga Amerika Serikat memicu perdebatan daring yang panas antara Amerika Serikat dan Inggris. Saat memanaskan air untuk membuat teh, wanita Amerika Serikat itu meletakkan air di dalam microwave. Cara seperti itu dikecam oleh orang Inggris, yang memanaskan air menggunakan cerek atau ketel.
Perdebatan tentang cara memanaskan air yang baik dan benar untuk teh antara dua negara yang berseberangan di Samudra Atlantik itu bahkan sampai melibatkan Duta Besar dari kedua negera. Debat teh lintas Atlantik itu akhirnya ditengahi oleh ilmuwan dari Republik Rakyat China.
Dalam laporan yang terbit di Jurnal AIP Advances milik American Institute of Physics, mereka memastikan bahwa cara yang benar untuk memanaskan air adalah dengan mempergunakan cerek. Cerek yang diletakkan di atas api atau cerek listrik memiliki proses konveksi yang tidak dimiliki oleh Microwave. Saat air dipanaskan dalam cerek, sumber panas berada di bagian bawah cerek dan memanaskan air yang ada di dasar cerek. Air yang mulai panas di dasar cerek memiliki kerapatan molekul yang rendah sehingga bergerak ke atas dan digantikan oleh air dingin yang lebih padat yang awalnya berada di atas namun akhirnya bergerak ke dasar cerek. Di dasar cerek, air dingin bertemu dengan sumber panas dan akhirnya menjadi hangat lalu bergerak kembali ke permukaan cerek. Proses ini terus berulang sehingga menghasilkan air dengan suhu yang setara di semua bagian cerek.
Hal yang berbeda terjadi pada air dalam gelas yang dipanaskan dengan microwave. Karena panas menerpa seluruh permukaan gelas maka proses konveksi tidak terjadi, akibatnya, air tidak menjadi panas secara merata. Air pada bagian atas menjadi panas sementara air di bagian tengah masih dalam keadaan dingin. Itu membuat air yang dipanaskan dengan microwave tidak sempurna untuk menyajikan teh hangat.
Penelitian ini menjadi alasan bagus untuk kamu agar tidak membeli microwave, karena selain bisa membuat tagihan listrik melonjak, microwave juga tidak cocok dipergunakan untuk memanaskan air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top